Tumpukan Sampah di Kanal Da Mai Butuh Solusi Lingkungan Komprehensif
Kanal News Day - Bapak Tran Duc Ngoc, seorang warga yang tinggal di dekat daerah tersebut, mengatakan: “Setiap kali hujan deras, sampah dari hulu hanyut ke hilir, menumpuk dalam gumpalan besar yang menutupi permukaan kanal dengan rapat. Situasi ini sering terjadi dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Saya berharap warga yang tinggal di hulu kanal dan unit pengelola proyek irigasi akan memperhatikan perlindungan lingkungan.”
Saluran utama memiliki panjang sekitar 52 km, bermula di provinsi Thai Nguyen dan mengalir melalui distrik Hiep Hoa, Viet Yen, dan Tan Yen sebelum mencapai kelurahan Da Mai.
Bapak Giap Van Phan, Kepala Stasiun Pompa Cong Chan (Perusahaan Terbatas Satu Anggota Thuộc Nam Song Thuong untuk Eksploitasi Pekerjaan Irigasi), melaporkan bahwa bagian kanal utama yang mengalir melalui kelurahan Da Mai memiliki panjang 3,6 km. Setiap kali daerah hulu di provinsi Thai Nguyen mengatur ketinggian air, sejumlah besar sampah dari hulu mengalir ke hilir menuju daerah hilir di kelurahan Da Mai. Situasi ini tidak hanya menyebabkan pencemaran lingkungan dan merusak estetika, tetapi juga memengaruhi pengaturan dan distribusi air untuk produksi pertanian. Menurut Bapak Phan, pengumpulan sampah sangat sulit karena kanal tersebut sangat besar; sementara itu, pemasangan saringan sampah juga tidak praktis karena dapat menghambat aliran dan pengoperasian sistem irigasi.
Sebelumnya, Kelurahan Da Mai secara rutin mengumpulkan sekitar 30 m³ sampah setiap kali pengumpulan. Mereka juga berulang kali meminta unit pengelolaan kanal untuk mengatur pengangkutan sampah. Namun, menurut Bapak Nguyen Tien Tu, Wakil Ketua Komite Rakyat Kelurahan Da Mai, proses tersebut tetap sulit karena kurangnya tenaga kerja dan dana, sementara jumlah sampah terus meningkat setelah setiap hujan.
Mengenai rencana mereka untuk masa depan, para pemimpin lingkungan Da Mai mengatakan mereka akan terus mempekerjakan pekerja dan menggunakan mesin untuk pembersihan. Namun, solusi mendasar masih membutuhkan koordinasi dengan daerah-daerah yang dilalui kanal dalam meningkatkan kesadaran dan mendorong masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke kanal; serta memperkuat inspeksi dan menindak tegas pelanggaran terkait perlindungan lingkungan.
Baru-baru ini, pada tanggal 23 Juni 2026, Komite Rakyat Kelurahan Da Mai mengirimkan surat kepada Perusahaan Terbatas Satu Anggota Nam Song Thuong Irrigation Works Exploitation yang meminta inspeksi lapangan di sepanjang seluruh rute, terutama bagian yang melewati kelurahan tersebut. Mereka juga meminta rencana untuk mengatur pengumpulan sampah di sepanjang kanal.
Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa ini bukan pertama kalinya sampah menumpuk secara padat di kanal utama. Untuk menyelesaikan situasi ini secara tuntas, diperlukan koordinasi yang erat antara unit manajemen pekerjaan irigasi dan masyarakat setempat di sepanjang jalur tersebut dalam mencegah pembuangan sampah; menyelenggarakan pengumpulan sampah secara rutin, berkontribusi pada pembersihan saluran air, dan melindungi lingkungan.




