Rusia Kritik Trump: Citra Perdamaian Ternoda oleh Serangan ke Iran
Kanal News Day - Kepulan asap membubung setelah dilaporkan terjadi ledakan di Teheran pada 28 Februari 2026. (Foto: Hurriyet Daily News)
Bagikan
Berita Terkini
Eksklusif di WhatsApp GarudaTV
Gabung
JAKARTA – Rusia mengejek citra Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sebagai “pembawa perdamaian” setelah serangan terhadap Iran. Mantan Presiden Dmitry Medvedev menyebut pembicaraan Trump dengan Teheran hanyalah kedok belaka.
Baca Juga
Iran Klaim Setuju Hentikan Senjata Nuklir, Selat Hormuz Dibuka
“ Penjaga perdamaian itu berulah lagi. Perundingan dengan Iran hanyalah kedok. Semua orang tahu itu. Jadi siapa yang lebih sabar menunggu akhir menyedihkan musuh sekarang? AS baru berusia 249 tahun. Kekaisaran Persia didirikan lebih dari 2500 tahun yang lalu. Mari kita lihat apa yang terjadi dalam 100 tahun atau lebih… ” tulis Medvedev lewat akun X @MedvedevRussiaE, yang dikutip Sabtu (28/2/2026).
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran, yang memicu respons keras dari berbagai pihak internasional.
Baca Juga
Trump Klaim Kesepakatan Iran Dekat, Selat Hormuz Akan Dibuka

TAGGED: Amerika Serikat ASM Dmitry Medvedev iran Iran-Israel Israel Rusia
Bagikan Berita Ini
Bagaimana perasaanmu atas berita ini?
Love0
Sad0
Happy0
Angry0
Previous Article
Debut Gemilang Veda Pratama, Start dari Posisi Kelima pada Moto3 Thailand
Next Article
Israel Serang Iran pada Bulan Ramadan, Bertepatan dengan Menjelang Purim




