Maskapai Global Hentikan Penerbangan ke Timur Tengah Setelah Serangan AS dan Israel terhadap Iran
Kanal News Day - Maskapai penerbangan global menghentikan penerbangan di kawasan Timur Tengah setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang memicu konfrontasi militer baru di wilayah tersebut.
Awal Kejadian
Serangan dimulai ketika Israel mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap Iran, diikuti oleh serangkaian serangan militer yang dilakukan oleh AS terhadap target di negara itu. Sebagai respons, Iran meluncurkan rentetan rudal ke arah sasaran tertentu.
Perkembangan
Akibat eskalasi ini, peta penerbangan menunjukkan wilayah udara Iran hampir kosong. Penutupan wilayah udara oleh Israel, Iran, Irak, dan Yordania menyebabkan pesawat-pesawat menghindari area-area tersebut. Sebelumnya, Timur Tengah telah menjadi jalur penting bagi penerbangan antara Eropa dan Asia karena wilayah udara Rusia dan Ukraina tertutup akibat perang yang berkepanjangan.
Kondisi Terakhir
Pemerintah Iran mengeluarkan NOTAM (notice to air mission) yang menjelaskan penutupan sejumlah koridor udara internasional dan pengaktifan zona militer. NOTAM yang diterbitkan pada Jumat (28/2) menutup jalur udara N39 dan G208/L125, yang berfungsi sebagai rute utama bagi penerbangan internasional ke dan dari Iran, sehingga membatasi akses penerbangan dari arah barat ke Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran.




