Longsor Melanda Jalur Menuju Wisata Gunung Bromo
Kanal News Day - Longsor terjadi di sejumlah titik jalur menuju wisata Gunung Bromo, khususnya jalur menuju Puncak Penanjakan via Pasuruan, akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.
Awal Kejadian
Peristiwa longsor berlangsung pada Rabu dini hari, 25 Februari 2026, setelah hujan ekstrem selama lebih dari 15 jam sejak Selasa, 24 Februari 2026, pukul 08.00 WIB. Longsor parah terjadi di Desa Wonokitri, terutama di Bukit Kedaluh, yang menyebabkan sejumlah kendaraan tertimbun.
Perkembangan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyatakan bahwa ada dua titik longsor utama, yaitu di tebing Bukit Kedaluh setinggi 10 meter dan panjang 20 meter serta di Bukit Dingklik setinggi 5 meter dan panjang 10 meter. Longsor di Bukit Dingklik mengakibatkan tujuh sepeda motor milik warga dan pengunjung tertimbun. Jalur dari Wonokitri menuju Penanjakan sempat tidak dapat dilalui karena badan jalan tertutup total.
Kondisi Terakhir
BPBD menemukan tiga titik longsor di Bukit Kedaluh, Jalan Penanjakan Bromo Pusung Dhuwur, dan Arah Lautan Pasir Pertigaan Dingklik. Penanganan dilakukan dengan mengerahkan dua unit alat berat untuk membersihkan material tanah dan pepohonan. Saat ini, arus kendaraan sudah kembali normal dan jalur telah dapat dilalui, meskipun masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih ada.




