Kemlu RI Siapkan Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Secara Bertahap
Sumber Foto: InfoPublik
Internasional

Kemlu RI Siapkan Pengiriman Pasukan Perdamaian ke Gaza Secara Bertahap

Kanal News Day - : Batalion Indonesia yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL). (ANTARAFOTO)

Oleh Eko Budiono, Sabtu, 28 Februari 2026 | 12:10 WIB - Redaktur: Kristantyo Wisnubroto - 545

Jakarta, InfoPublik – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan, pengerahan ribuan personel Indonesia ke Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) untuk Jalur Gaza, Palestina, akan dilaksanakan secara bertahap dan masih menunggu finalisasi perencanaan teknis.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menegaskan, pengiriman personel dalam jumlah besar tidak mungkin dilakukan dalam satu waktu, sehingga diperlukan tahapan yang dirancang secara matang. "Tentu akan ada tahapan-tahapannya, tetapi hal ini masih perlu dipastikan secara detail karena tidak mungkin langsung dikirim sebanyak itu dalam satu waktu," kata Yvonne melalui keterangan resmi, Jumat (27/2/2026).

Menurut Yvonne, mekanisme pengerahan bertahap merupakan praktik umum dalam operasi pasukan pemelihara perdamaian.

Lebih lanjut, ia menyatakan, teknis pengiriman pasukan RI ke Gaza masih akan dimatangkan bersama TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Pembahasan antarinstansi tersebut mencakup penentuan batasan mandat (caveat) bagi personel Indonesia. Pemerintah menekankan bahwa misi yang diemban bersifat non-tempur dan tidak untuk tujuan demiliterisasi. "Semua akan ada tahapannya dan teknisnya juga dirancang bersama rekan di Kemhan. Proses penetapan Wakil Panglima ISF juga masih dalam proses," ujarnya.

Sementara itu, laporan media Asharq Al-Awsat yang mengutip mediator Amerika Serikat dalam perundingan dengan Hamas, Bishara Bahbah, menyebutkan kelompok pertama pasukan ISF kemungkinan masuk Gaza pada awal April. Bahbah menyatakan kontingen yang lebih besar akan menyusul pada bulan berikutnya. "Sejauh yang saya ketahui, kelompok pertama pasukan sebagai bagian dari kekuatan ini akan memasuki Gaza pada awal April, dan kontingen yang lebih besar akan dikerahkan bulan depan," katanya, Kamis (26/2/2026).

Komitmen pengiriman pasukan disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto pada Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Washington, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026).

Presiden menyatakan, kesiapan Indonesia untuk mengirimkan sedikitnya 8.000 personel dalam misi perdamaian di Gaza.

Anda dapat menyiarkan ulang, menulis ulang, dan atau menyalin konten ini dengan mencantumkan sumber infopublik.id