Indonesia Perlu 150 Ribu Insinyur Baru untuk Dorong Pertumbuhan Digital dan AI
Sumber Foto: Koran Jakarta ®
Teknologi

Indonesia Perlu 150 Ribu Insinyur Baru untuk Dorong Pertumbuhan Digital dan AI

Kanal News Day - Indonesia saat ini juga menjadi salah satu pusat inovasi berbasis digital di kawasan. Valuasi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai 124 miliar dolar AS pada 2025, terbesar di ASEAN.

Pada tahun yang sama, penetrasi koneksi seluler di Indonesia diperkirakan mencapai 116 persen, dengan sekitar 230 juta pengguna internet dan 180 juta identitas media sosial.

Menko menambahkan Indonesia juga telah menetapkan target pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Pada 2030, Indonesia menargetkan masuk dalam peringkat 45 besar Global Innovation Index. Selain itu, data Cyber Security Index 2024 menunjukkan Indonesia telah berada pada Tier 1 atau kategori “role model”.

“Tugas kita sebagai insinyur dan pembuat kebijakan adalah untuk menyebarluaskan keberhasilan dari wilayah Tier 1 ke seluruh negeri, memastikan pertumbuhan digital yang seimbang. Bagi para insinyur, kita harus melampaui dari sekadar ‘inovasi demi inovasi’. Gunakan AI dan Big Data misalnya untuk mengatasi kelangkaan air, mengoptimalkan jaringan energi, dan membangun kota-kota yang tangguh,” kata Airlangga.