Hoerudin: Kabar Pengunduran Diri Wakil Bupati Purwakarta Adalah Hoax
Sumber Foto: Tabloid JUBIR
Nasional

Hoerudin: Kabar Pengunduran Diri Wakil Bupati Purwakarta Adalah Hoax

Kanal News Day - KAB.PURWAKARTA , jurnalisbicara.com – Menanggapi beredarnya pemberitaan di media sosial tentang kabar pengunduran diri Wakil Bupati Purwakarta , Ijo Hapidin dari jabatannya, Ketua DPD PSI Kabupaten Purwakarta, Hoerudin menyebut bahwa kabar tersebut adalah tidak benar (hoax).

Menurutnya, pernyataan yang disampaikan di akun media resmi Wabup Purwakarta tersebut adalah bentuk ungkapan kekecewaan yang bersangkutan terhadap kondisi yang tengah dialaminya.

“Memang benar akun tersebut adalah akun resmi wakil bupati yang digunakan Abang Ijo Hapidin, akun ini bukan di hack atau di bajak oleh orang lain, pernyataan yang disampaikan itu mungkin sebagai bentuk dari kekecewaan beliau terhadap hasil survey tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Om Zein – Abang Ijo yang menurun hingga 35-37%,” ucapnya, Sabtu (28/02/2026).

Menurut Hoerudin, kondisi ini harus segera dibenahi, karena kalau dibiarkan warga purwakarta bisa jadi masyarakat berpendapat kepemimpinan Om Zein dan Abang Ijo bisa jadi rusak.

“Kalau sampai di bawah 50%, ini bahaya, sudah krisis kepercayaan publik,” tambahnya.

Diungkapkan, pernyataan Bang Ijo di media sosial tersebut dipicu oleh komen dari Purwakarta Update-nya dengan pertanyaan “Gimana menurut warga Purwakarta Update setahun kepemimpinan Om Zein dan Bang Ijo”.

Dia menduga kondisi ini akibat kurangnya komunikasi dan pembagian tugas maupun keterlibatannya di pemerintahan, sehingga membuat Bang Ijo merasa kecewa.s

“Pak Wabup ini sering turun ke masyarakat dan beliau mengatakan kalau dirinya dipilih oleh masyarakat, dan itu artinya harus mengabdi untuk masyarakat dan tetap akan menyelesaikan tugasnya sampai tuntas,” katanya.

Masih menurut Hoerudin, Bang Ijo adalah pribadi yang memiliki rasa sosial yang tinggi, terutama dalam masalah kesehatan masyarakat.

“Beliau sangat konsen terhadap masalah kesehatan masyarakat, itu dibuktikan dengan rutin mengadakan program kesehatan gratis melalui klinik Bang Ijo, dan dibiayai murni dari kantong pribadi,” tutupnya.

(Monna)