Gubernur Kaltim Temukan 50 Titik Longsor di Jalan Nasional Kutim
Kanal News Day - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengidentifikasi 50 titik longsor dan potensi longsor di ruas jalan nasional Kabupaten Kutai Timur, yang dapat mengancam jalur distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Awal Kejadian
Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, melakukan peninjauan lapangan pada 24–25 Februari 2026. Dalam pemantauan tersebut, Gubernur menemukan sejumlah titik bermasalah di tiga ruas jalan nasional: Sangatta–Simpang Perdau, Simpang Perdau–Muara Lembak, dan Muara Lembak–Sangkulirang/Pelabuhan Ronggang.
Perkembangan
Dari hasil pemantauan, terdapat 17 titik bermasalah di ruas Sangatta–Simpang Perdau, 11 titik di Simpang Perdau–Muara Lembak, dan 22 titik di Muara Lembak–Sangkulirang/Pelabuhan Ronggang. Gubernur Mas’ud telah menginstruksikan Kepala Dinas PUPR Kaltim untuk melaporkan kondisi ini kepada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) agar segera dilakukan perbaikan.
Kondisi Terakhir
Gubernur menegaskan pentingnya menjaga kelancaran jalur distribusi logistik untuk kebutuhan pokok masyarakat serta aktivitas ekonomi. Ia juga akan menyampaikan laporan tersebut kepada Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Dody Hanggodo, untuk penanganan lebih lanjut. Selain itu, Gubernur menekankan komitmen Pemprov Kaltim dalam pembenahan jalan provinsi yang di bawah kewenangan daerah.




