Festival Kuliner Singkawang 2026: Meriahkan Imlek dan Dukung Ekonomi Lokal
Sumber Foto: Merdeka.com
Lifestyle

Festival Kuliner Singkawang 2026: Meriahkan Imlek dan Dukung Ekonomi Lokal

Kanal News Day - Ribuan wisatawan padati Festival Kuliner Singkawang yang hadir memeriahkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026, menawarkan beragam sajian khas daerah dan berpotensi tingkatkan ekonomi lokal.

18:00:53

Kota Singkawang, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan dengan gelaran Festival Kuliner yang memeriahkan rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026. Acara yang berlangsung selama empat hari, mulai 28 Februari hingga 3 Maret 2026, ini sukses menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Festival ini diselenggarakan di kawasan strategis Jalan Sejahtera dan Jalan Niaga, menjadikannya salah satu agenda pendukung yang paling dinanti.

Festival Kuliner ini tidak hanya sekadar perayaan, melainkan sebuah platform penting untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khas Singkawang dan daerah sekitarnya. Dengan harga yang terjangkau, pengunjung dapat menikmati beragam makanan dan minuman yang disajikan oleh para pelaku usaha lokal. Inisiatif ini bertujuan untuk menambah semarak perayaan sekaligus memberikan ruang promosi yang berharga bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Ketua Pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Singkawang, Bun Cin Thong, menegaskan bahwa festival ini memiliki misi ganda. Selain sebagai ajang menikmati hidangan lezat, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkenalkan warisan kuliner daerah kepada pengunjung dari berbagai kota maupun mancanegara. Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, turut mengapresiasi festival ini sebagai pelengkap daya tarik kota.

Sajikan Kekayaan Rasa Khas Singkawang

Festival Kuliner Singkawang 2026 sukses menyajikan beragam makanan dan minuman khas daerah dengan harga yang sangat terjangkau, menarik minat ribuan pengunjung. Menurut Ketua Pelaksana Bun Cin Thong, tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan kekayaan kuliner Singkawang kepada khalayak lebih luas, termasuk wisatawan domestik dan internasional. Ini menjadi kesempatan emas bagi Singkawang untuk memamerkan identitas kulinernya.

Lebih dari sekadar pameran makanan, festival ini berfungsi sebagai ajang promosi efektif bagi pelaku UMKM lokal. Dengan adanya platform ini, produk-produk kuliner mereka dapat menjangkau pasar yang lebih luas, sehingga berpotensi meningkatkan penjualan dan pendapatan. Festival ini secara langsung berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, khususnya sektor usaha kuliner.

Momentum perayaan Imlek dan Cap Go Meh yang selalu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya, dimanfaatkan sebagai peluang strategis. Hal ini mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan usaha kuliner di Singkawang. Integrasi antara agenda budaya dan kegiatan ekonomi seperti festival kuliner diharapkan mampu menciptakan sinergi positif yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

Perkuat Citra Wisata Budaya dan Kuliner

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyatakan bahwa kehadiran Festival Kuliner semakin melengkapi daya tarik Kota Singkawang sebagai destinasi wisata budaya. “Dengan adanya Festival Kuliner ini, siapa pun yang datang ke Singkawang tidak perlu khawatir kesulitan mencari makanan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa selain restoran dan rumah makan yang sudah ada, pusat kuliner ini menyediakan pilihan tambahan selama perayaan berlangsung.

Integrasi antara agenda budaya yang kaya dan kegiatan ekonomi yang dinamis seperti festival kuliner diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan di Singkawang. Dampak langsungnya adalah peningkatan pendapatan masyarakat dan penguatan sektor pariwisata. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi lokal secara holistik.

Wali Kota juga berharap Festival Kuliner dapat terus dikembangkan sebagai agenda tahunan yang mendukung perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Hal ini sekaligus memperkuat citra Singkawang sebagai kota wisata budaya dan kuliner terkemuka di Kalimantan Barat. Keberlanjutan acara ini akan menjadi pilar penting dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Sumber: AntaraNews

ADVERTISEMENT